
Ternate – Kawasan olahraga di Kota Ternate resmi bersolek dengan hadirnya fasilitas modern milik klub Malut United. Pada Senin (23/3/2026), manajemen Laskar Kie Raha meresmikan Training Camp terpadu yang diproyeksikan menjadi kawah candradimuka bagi talenta sepak bola di wilayah Indonesia Timur.
Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera (MMS), Dirk Soplanit, dalam sambutannya menekankan bahwa fasilitas ini adalah bukti nyata komitmen pemilik klub dalam membangun fondasi sepak bola yang profesional. Sejak peletakan batu pertama pada 1 Mei 2025, proyek ini dikebut untuk menyediakan sarana latihan terbaik bagi pemain.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina dan pemilik klub atas terwujudnya fasilitas ini. Ini bukan sekadar tempat latihan, melainkan penunjang utama performa tim agar mampu bersaing di level tertinggi,” ujar Dirk Soplanit di hadapan para undangan.
Kompleks ini dilengkapi dua lapangan latihan berukuran 72 x 110 meter dan 48 x 104 meter dengan rumput standar FIFA. Selain infrastruktur fisik seperti mess pemain, gedung gymnasium, dan hunian khusus pemain asing, Malut United juga memperkenalkan terobosan melalui kerja sama internasional dengan raksasa Portugal, SL Benfica.
Menanggapi visi besar tersebut, Pembina Klub Malut United, Letjen TNI AD Saleh Mustafa, memberikan catatan penting mengenai peran akademi yang akan menampung 70 anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.
“Malut United tidak hanya bicara tentang mencetak pemain bintang, tapi juga tentang mengangkat derajat anak-anak kita melalui pendidikan yang terintegrasi. Dengan dukungan metodologi dari Benfica dan sentuhan pendidikan karakter berbasis agama, kita sedang membangun manusia seutuhnya,” tegas Saleh Mustafa.
Senada dengan itu, apresiasi juga datang dari pihak Kesultanan yang melihat klub ini sebagai pemersatu masyarakat Maluku Utara. Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, yang hadir dalam acara tersebut menitipkan pesan mendalam bagi masa depan klub.
“Kehadiran fasilitas ini adalah simbol harga diri dan martabat masyarakat Maluku Utara. Kami berharap Malut United terus menjadi oase prestasi yang membawa nama harum daerah ini hingga ke kancah internasional,” ungkap Sultan Husain.
Meski peluncuran akademi secara teknis sedikit tertunda karena kendala penerbangan tim instruktur dari Portugal, antusiasme tetap tinggi. Pihak manajemen memastikan seleksi akan segera digelar begitu jadwal kedatangan terbaru dari Benfica dikonfirmasi.
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Sultan Ternate Hidayatullah Syah, Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen Napiun, serta Sekkot Ternate Rizal Marsaoly, yang semuanya memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan infrastruktur olahraga di Bumi Moloku Kieraha ini.